TROPEDO.ID — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) resmi menjalin kerja sama dengan Klinik Pratama DRH Toboali dalam upaya memperkuat layanan perlindungan, pendampingan, dan pemulihan bagi perempuan serta anak yang menjadi korban berbagai permasalahan sosial.

Penandatanganan kesepakatan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Jumat, (5/5/2026). di Toboali. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan sosial yang lebih terpadu, profesional, dan berkelanjutan di Kabupaten Bangka Selatan.

Kerja sama ini difokuskan pada penanganan berbagai kasus yang melibatkan perempuan dan anak, seperti kekerasan, penelantaran, diskriminasi, hingga persoalan sosial lainnya yang berdampak terhadap kondisi fisik maupun psikologis korban.

Melalui kemitraan tersebut, kedua pihak akan bersinergi dalam memberikan berbagai layanan, mulai dari konseling, konsultasi psikologi, asesmen psikologis, pendampingan korban, edukasi kesehatan mental, koordinasi penanganan kasus, hingga rujukan ke layanan lanjutan apabila diperlukan.

Selain penanganan kasus, kerja sama ini juga mencakup kegiatan preventif berupa edukasi dan sosialisasi kesehatan mental kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kesehatan mental sekaligus mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak sejak dini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Bangka Selatan, Nasrullah, SST, mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Penanganan kasus perempuan dan anak tidak hanya membutuhkan perlindungan secara hukum dan sosial, tetapi juga pendampingan psikologis yang berkelanjutan. Dengan adanya kerja sama ini, layanan yang diberikan kepada korban diharapkan semakin mudah diakses dan dapat ditangani secara profesional,” ujarnya.

Menurut Nasrullah, dukungan tenaga profesional di bidang psikologi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam proses pemulihan korban agar dapat kembali menjalani kehidupan sosial secara normal dan produktif.

Sementara itu, Direktur Klinik Pratama DRH Toboali, dr. Rudi Hartono, MM, menyatakan pihaknya siap mendukung program pemerintah daerah melalui layanan kesehatan dan pendampingan psikologis yang dimiliki klinik tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada guna membantu proses pemulihan psikologis korban. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya perempuan dan anak yang membutuhkan pendampingan,” katanya.

Kerja sama antara Dinsos PPPA Bangka Selatan dan Klinik Pratama DRH Toboali ini diharapkan mampu menciptakan sistem layanan sosial yang lebih responsif, terintegrasi, dan berkelanjutan. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor tersebut, perlindungan terhadap perempuan dan anak di Bangka Selatan diharapkan semakin optimal sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi seluruh masyarakat.(Tim)