TROPEDO.ID — Tim Resmob Macan Selatan Satreskrim Polres Bangka Selatan mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap seorang mahasiswi Poltekkes Pangkalpinang yang tengah menjalani kegiatan magang di Kabupaten Bangka Selatan.

Terduga pelaku diamankan di Desa Tirem, Kecamatan Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah diamankan, pria tersebut langsung dibawa ke Mapolres Bangka Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, terduga pelaku merupakan warga Desa Gadung, Kecamatan Toboali. Pria tersebut diketahui telah berkeluarga dan memiliki seorang istri serta satu anak. Tempat tinggalnya disebut berada sekitar 500 meter dari kediaman korban.

Katim Resmob Macan Selatan Satreskrim Polres Bangka Selatan, Yobindra, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia mengatakan, tim bergerak setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku.

“Benar, pelaku sudah kita amankan di Desa Tirem, kurang lebih sekitar pukul 14.00 WIB. Kini pelaku sudah dibawa ke Satreskrim Polres Bangka Selatan untuk proses lebih lanjut,” kata Yobindra.

Informasi mengenai keberhasilan pengamanan tersebut juga disampaikan Yobindra melalui status WhatsApp. Dalam keterangannya, ia menyebut terduga pelaku penganiayaan terhadap mahasiswi Poltekkes Pangkalpinang telah berhasil diamankan oleh Tim Resmob Macan Selatan.

Saat ini, terduga pelaku masih berada di ruang Satreskrim Polres Bangka Selatan untuk dimintai keterangan. Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap secara utuh kronologi kejadian, motif, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban mengalami luka.

Korban Ditemukan Warga dalam Kondisi Leher Terluka

Sebelumnya, seorang mahasiswi Poltekkes Pangkalpinang bernama Suci, yang sedang menjalani kegiatan magang di Kabupaten Bangka Selatan, menjadi korban dugaan penganiayaan di Desa Gadung, Kecamatan Toboali, pada Selasa dini hari.

Korban ditemukan warga sekitar dalam kondisi mengalami luka pada bagian leher. Warga kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut sempat menghebohkan masyarakat Desa Gadung dan sekitarnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, luka pada bagian leher korban diduga akibat terkena benda tajam.

Kepala Desa Gadung, Nuskandar, sebelumnya membenarkan bahwa korban telah dibawa ke RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Untuk mendapatkan perawatan medis. Karena memang luka sobek di bagian leher korban,” ungkap Nuskandar.

Dengan diamankannya terduga pelaku, polisi kini memiliki kesempatan untuk mengungkap lebih terang perkara tersebut. Pemeriksaan terhadap terduga pelaku diharapkan dapat mengungkap latar belakang maupun motif di balik dugaan penganiayaan yang menimpa korban.

Kendati demikian, status serta dugaan keterlibatan pria tersebut masih harus melalui proses pemeriksaan dan pembuktian sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan hingga adanya keputusan hukum yang berkekuatan tetap.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari Satreskrim Polres Bangka Selatan mengenai kronologi lengkap, motif, barang bukti, serta perkembangan proses hukum dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut.(Tc)