Rayakan HUT RI ke-81, Dekranasda Basel Gelar Kompetisi TikTok Angkat Kriya Lokal
TROPEDO.ID — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperluas promosi produk kerajinan unggulan daerah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bangka Selatan menggelar TikTok Video Competition bertajuk “Bangka Selatan Local Craft Challenge 2026”.
Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan para kreator konten, untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan potensi kerajinan lokal Bangka Selatan melalui platform digital.
Ketua Umum Dekranasda Kabupaten Bangka Selatan, Hj. Elizia Riza Herdavid, SE, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu strategi Dekranasda untuk memperluas jangkauan promosi produk kriya daerah. Pemanfaatan media sosial dinilai dapat membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para pelaku UMKM dan perajin lokal.
“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda, untuk bersama-sama mempromosikan kekayaan kriya lokal Bangka Selatan melalui karya-karya kreatif di media digital. TikTok menjadi salah satu platform yang sangat efektif untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional,” ujar Elizia, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, setiap produk kriya yang dihasilkan para perajin Bangka Selatan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung nilai seni, budaya, serta kearifan lokal yang patut dibanggakan.
Karena itu, keterlibatan masyarakat dalam mempromosikan produk kerajinan daerah dinilai penting untuk mendukung perkembangan UMKM, ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal Bangka Selatan.
“Melalui kompetisi ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mencintai produk kerajinan Bangka Selatan. Bukan sekadar mengikuti lomba, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangkitkan UMKM dan melestarikan warisan budaya daerah. Mari kita jadikan kreativitas sebagai media untuk mengharumkan nama Bangka Selatan,” ungkapnya.
Dalam kompetisi ini, peserta dapat membuat video kreatif yang mengangkat berbagai sisi produk kriya lokal. Mulai dari proses pembuatan kerajinan, sosok para perajin, keunikan produk, hingga nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Dekranasda Bangka Selatan menyediakan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang. Juara I mendapatkan Rp1.500.000, Juara II Rp1.000.000, dan Juara III Rp750.000. Selain uang pembinaan, para pemenang juga akan mendapatkan trofi dan sertifikat.
Adapun pendaftaran kompetisi dibuka mulai 6 hingga 24 Agustus 2026. Setelah itu, proses penjurian dijadwalkan berlangsung pada 25–26 Agustus 2026, sedangkan pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 28 Agustus 2026.
Masyarakat yang berminat mengikuti Bangka Selatan Local Craft Challenge 2026 dapat memindai QR Code atau mengakses tautan yang tercantum pada poster resmi untuk mengetahui persyaratan dan ketentuan lomba secara lengkap.
Dekranasda Kabupaten Bangka Selatan berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan lebih banyak konten kreatif yang mampu mengangkat potensi kerajinan lokal ke ruang digital.
Selain menjadi ajang kreativitas, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat promosi produk UMKM, memperluas akses pasar bagi perajin, serta meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya dan kerajinan khas Bangka Selatan.
Dengan memanfaatkan kekuatan media sosial dan kreativitas generasi muda, Bangka Selatan Local Craft Challenge 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah untuk membawa produk kriya lokal semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga ke pasar yang lebih luas.(Ril)

Tinggalkan Balasan