TROPEDO.ID — Kepolisian Resor (Polres) Bangka Selatan bersama jajaran Polsek Toboali dan Polsek Payung mengamankan jalannya aksi unjuk rasa damai yang dilakukan oleh pegawai honorer Pemda serta masyarakat Desa Payung dan Malik.

Aksi tersebut berlangsung di Kantor DPRD dan Gedung Rapat DPRD Kabupaten Bangka Selatan pada Senin (10/2/2025).

Aksi unjuk rasa ini berfokus pada penolakan kebijakan kerja paruh waktu yang diterapkan bagi pegawai honorer oleh pemerintah daerah.

Para demonstran menuntut agar sistem kerja paruh waktu dihapus karena dinilai merugikan dan tidak memberikan kepastian, sehingga mereka mendesak diberlakukannya sistem kerja penuh waktu.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Trihanto Nugroho melalui Kabag Ops Kompol John Piter Tampubolon menyampaikan bahwa dalam pengamanan aksi tersebut, Polres Bangka Selatan menerjunkan 66 personel gabungan dari Polres dan Polsek setempat.

“Untuk memastikan kelancaran aksi, kami menerapkan pengamanan dan pengawalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” ujar Kompol John Piter Tampubolon saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bahwa petugas telah melakukan pengawalan sejak titik kumpul massa hingga menuju dua lokasi aksi, yakni Kantor DPRD dan Gedung Rapat DPRD Bangka Selatan. Setelah audiensi dengan pihak terkait, massa membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 12.30 WIB.

“Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kami memastikan pengamanan dilakukan secara humanis demi menjaga ketertiban umum,” tutupnya.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi sikap kooperatif para pengunjuk rasa yang menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. ***