TROPEDO.ID — Dalam rangka mendukung upaya mengatasi masalah stunting dan meningkatkan gizi anak, Kodim 0432/Basel melanjutkan Program Unggulan Pangdam II/Swj dengan melaksanakan Dapur Masuk Sekolah di SD Negeri Desa Jeriji, Kecamatan Bangka Selatan. Jumat, (19/1/024).

IMG 20240119 WA0024

Kegiatan dapur masuk sekolah ini bertujuan untuk menekan angka stunting dan memberikan perbaikan gizi kepada anak-anak sekolah, khususnya di tingkat SD. Makanan yang dibagikan mencakup konsep 4 sehat 5 sempurna, terdiri dari nasi, sayur sop, ayam goreng, telur, air mineral, dan susu. Tujuannya adalah untuk menyediakan asupan gizi yang seimbang bagi anak-anak, mendukung pertumbuhan dan kesehatan mereka.

IMG 20240119 WA0022

Menurut Letkol Inf Gani Rachman, Dandim 0432/Basel, Program Dapur Masuk Sekolah merupakan upaya konkret Kodam II/Sriwijaya dalam mengatasi masalah stunting dengan memberikan makanan bergizi kepada siswa-siswi SD. Beliau menekankan pentingnya asupan gizi pada usia pertumbuhan anak untuk mendukung daya tahan tubuh dan kesehatan mereka.

Dandim Gani Rachman juga menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dari komando kewilayahan untuk menciptakan kebersamaan antara TNI AD dan masyarakat. Dapur Masuk Sekolah tidak hanya berfokus pada aspek gizi, tetapi juga bertujuan memberikan motivasi kepada anak-anak dalam proses belajar, dengan kehadiran TNI AD di sekolah mereka,” ujar Dandim.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Negeri 18 Toboali, Bujang M.S.Pd.SD, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodam II/Swj atas penyelenggaraan kegiatan Program Unggulan Kodam II/Sriwijaya, terutama Program Dapur Masuk Sekolah tahun 2024. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak didik, menginspirasi mereka untuk mencapai cita-cita setinggi langit.

Turut dihadiri, Wadanramil 432-01/Toboali Kapten Arm Roni Mayudira, Kades Jeriji A. Iswandi, Ketua Persit KCK Cabang LVI Nyo Anita Gani Rachman, anggota Persit KCK Cabang LVI Kodim 0432/Basel, para guru, staf, dan honorer SD Negeri 18 Toboali, serta siswa-siswi SD Negeri 18 Toboali.

 

 

 

(Ra/red).