TROPEDO.ID — Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Merdeka Toboali, Kamis (12/2/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan serta menekan harga kebutuhan pokok di tengah potensi lonjakan harga menjelang Ramadan.
Sejak pagi hari, ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan.

Lapak-lapak penjualan yang ditata berjajar rapi dipenuhi masyarakat yang berburu bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Sejumlah komoditas seperti beras SPHP, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kentang, wortel, hingga aneka buah menjadi produk yang paling diminati.

Antusiasme warga terlihat jelas, terutama pada antrean pembelian beras SPHP yang mengular secara tertib. Aktivitas transaksi berlangsung lancar dan kondusif, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program stabilisasi harga pangan ini.
Kegiatan GPM tersebut dihadiri langsung oleh Staf Ahli Bupati Bangka Selatan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Firmansyah, S.H., M.M., Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan (Kabag Ekbang) Setda Bangka Selatan, Akil Akhmad, Kepala Bidang Perdagangan DKUKMINDAG Bangka Selatan, Era Fitrawati, S.Sos., serta perwakilan dari Kodim 0432 Bangka Selatan.

Kabag Ekbang Setda Bangka Selatan, Akil Akhmad, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan respons atas kecenderungan kenaikan harga bahan pokok yang hampir selalu terjadi menjelang Ramadan. Menurutnya, TPID hadir melalui intervensi pasar agar lonjakan harga tidak membebani masyarakat.

“Menjelang Ramadan biasanya terjadi kenaikan harga. Oleh karena itu, TPID Kabupaten Bangka Selatan melaksanakan Gerakan Pangan Murah agar harga di pasar tetap stabil dan masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok,” ujar Akil.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus menggencarkan kegiatan serupa secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar tradisional.

Gerakan Pangan Murah ini terselenggara berkat kerja sama antara pemerintah daerah, Perum Bulog, serta sejumlah distributor bahan pokok dari Pangkal Pinang. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dinilai efektif dalam membantu masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Akil berharap, keberadaan GPM benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli menjelang bulan suci Ramadan.

“Semoga Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan mampu menekan inflasi daerah,” tutupnya.

Dengan tingginya partisipasi masyarakat serta dukungan lintas instansi, Gerakan Pangan Murah di Toboali menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan daerah.

Daftar Bahan Pokok dan Harga Gerakan Pangan Murah

– Distributor Bulog (Pangkal Pinang)
Beras SPHP: tersedia 2.000 kg – Rp11.800/kg
– Minyak Fortune: tersedia 72 liter – Rp19.000/liter
– Gula PSM: tersedia 60 kg – Rp17.500/kg
Terigu Mila: tersedia 30 kg – Rp10.500/kg

Distributor Dayat Umbu (Pangkal Pinang)

Cabai besar: 36 kg – Rp48.000/kg
Cabai rawit: 20 kg – Rp84.000/kg
Tomat: 30 kg – Rp14.000/kg
Wortel: 100 kg – Rp13.000/kg
Bawang merah: 110 kg – Rp34.000/kg
Kentang: 100 kg – Rp12.000/kg
Bawang bombay: 80 kg – Rp28.000/kg
Bawang putih: 110 kg – Rp32.000/kg
Bawang Pakistan: 100 kg – Rp23.000/kg
Bawang Padang: 110 kg – Rp28.000/kg

Distributor Titin Buah (Pangkal Pinang)

Kentang: 25 kg – Rp13.000/kg
Wortel: 30 kg – Rp15.000/kg
Tomat: 25 kg – Rp15.000/kg
Cabai rawit: 15 kg – Rp85.000/kg
Cabai besar: 20 kg – Rp50.000/kg
Bawang putih: 30 kg – Rp35.000/kg
Bawang merah: 40 kg – Rp38.000/kg
Apel: 35 kg – Rp35.000/kg
Jeruk Medan: 100 kg – Rp20.000/kg
Pir Century: 105 kg – Rp25.000/kg
Jeruk Sunkist: 70 kg – Rp25.000/kg
Telur puyuh: 15 kg – Rp45.000/kg.(Ril)