TROPEDO.ID — Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama instansi terkait dalam rangka persiapan pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, di Ruang Rapat Gunung Namak, Toboali, Selasa (28/4/2026).

Rakor tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan jemaah berjalan lancar, aman, dan tertib.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bangka Selatan, Haris Setiawan, S.Pi., M.T. Turut hadir Kabag Ops Polres Bangka Selatan AKP Edi Purwanto, S.H., M.H., C.MTr, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka Selatan H. Agus Sadimin, S.Ag., M.H, serta unsur kepolisian, Kementerian Agama, dinas teknis, hingga organisasi masyarakat seperti IPHI, APDESI, dan ABPEDNAS. Selain itu, para camat dan lurah juga dilibatkan guna memastikan koordinasi berjalan hingga tingkat wilayah.

Dalam sambutannya, Haris Setiawan menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini merupakan awal dari rangkaian persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2026 asal Bangka Selatan. Ia mengungkapkan bahwa terdapat dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 8 yang dijadwalkan berangkat pada 1 Mei 2026 dan kloter 9 pada 3 Mei 2026.

“Rapat ini bertujuan untuk memastikan kelancaran seluruh proses pemberangkatan jemaah, dengan melibatkan pemerintah daerah, instansi, pemerintah desa dan kecamatan terkait,” ujarnya.

Haris Setiawan juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarinstansi dalam setiap tahapan persiapan, sehingga seluruh informasi dapat tersampaikan secara jelas dan tepat kepada para jemaah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka Selatan, H. Agus Sadimin, S.Ag., M.H, melaporkan bahwa jumlah Jemaah Calon Haji asal Bangka Selatan yang akan diberangkatkan pada tahun 2026 sebanyak 158 orang.

“Jumlah tersebut terbagi dalam dua kelompok terbang, yakni kloter 8 dan kloter 9. Untuk kloter 8 berjumlah 37 orang dengan titik kumpul di Masjid Nurun Najah, Desa Gadung. Sedangkan kloter 9 berjumlah 121 orang dengan titik kumpul di Masjid Agung Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan,” jelasnya.

H. Agus menambahkan, pelepasan jemaah nantinya akan dilaksanakan secara simbolis oleh pimpinan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.

“Pelepasan dilakukan secara sederhana sesuai hasil koordinasi, tanpa rangkaian acara tambahan. Jadi hanya pelepasan simbolis dari pimpinan daerah,” ungkapnya.

Rakor ini diharapkan mampu mematangkan berbagai aspek teknis dan administratif, mulai dari transportasi, kesiapan kesehatan jemaah, pengamanan, hingga pelayanan informasi. Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para calon jemaah haji.

Melalui koordinasi yang terpadu, seluruh tahapan pemberangkatan jemaah haji asal Bangka Selatan diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga para jemaah dapat menunaikan ibadah dengan khusyuk serta kembali ke tanah air dengan selamat.(Ril)