Bupati Riza Pastikan Api Terkendali, Warga Terdampak Kebakaran Dusun Serdang Terus Dipantau
TROPEDO.ID – Kebakaran yang melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, berhasil dikendalikan pada Senin (13/10/2026) dini hari. Meski titik api telah berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB, petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan Basarnas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya api kembali.
Di tengah penanganan pascakebakaran, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus memantau kondisi warga terdampak. Perhatian difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari ketersediaan air bersih, pelayanan kesehatan, penyaluran bantuan, hingga penyediaan fasilitas penampungan bagi warga yang membutuhkan.
Bupati Bangka Selatan, H. Riza Herdavid, ST., M.Tr.IP, mengatakan berdasarkan laporan kondisi terkini, penanganan kebakaran menunjukkan perkembangan positif. Namun, kesiapsiagaan petugas tetap diperlukan untuk memastikan situasi di lokasi benar-benar aman.
“Alhamdulillah, titik api sudah bisa diatasi hingga pukul 03.00 WIB. Tim Damkar dan Basarnas masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi apabila diperlukan penanganan lebih lanjut,” ujar Riza.
Ia menjelaskan, selain memastikan kondisi lokasi kebakaran tetap terkendali, pemerintah daerah juga memprioritaskan kebutuhan masyarakat yang terdampak. Ratusan warga membutuhkan perhatian dan dukungan selama masa tanggap darurat, terutama mereka yang terpaksa meninggalkan rumah dan mengungsi.
Berdasarkan informasi di lapangan, sejumlah warga saat ini bertahan di tenda-tenda darurat yang didirikan di halaman SDN 7 Simpang Rimba. Posko darurat dan dapur umum juga telah diaktifkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama berada di tempat penampungan.
Sementara itu, pendataan terhadap rumah terdampak dan tingkat kerusakan masih terus dilakukan. Hingga laporan terakhir disampaikan, jumlah pasti rumah yang terdampak beserta rincian kerusakannya belum dapat dipastikan karena masih dalam proses verifikasi.
Pasokan Air Bersih dan Pelayanan Kesehatan Jadi Perhatian
Dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga, Riza menyebutkan bahwa ketersediaan air bersih sejauh ini dalam kondisi cukup baik. Mobil distribusi air bersih masih disiagakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum turut menyediakan dua unit tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan umum warga terdampak.
“Untuk ketersediaan air bersih, kondisinya cukup baik. Mobil air bersih masih disiagakan, dan dari Kementerian PU juga telah disediakan dua unit tangki air bersih untuk kebutuhan umum,” jelasnya.
Dari sisi kesehatan, kondisi warga yang berada di tempat penampungan dilaporkan cukup baik. Meski demikian, pemantauan kesehatan tetap dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan dan penanganan yang diperlukan selama masa darurat.
Riza juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat pengungsian, terutama dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, lingkungan yang bersih dan sehat perlu dijaga agar tidak memicu persoalan kesehatan baru di tengah situasi pascakebakaran.
“Kondisi kesehatan warga di penampungan sejauh ini cukup baik. Namun, kebersihan lingkungan tetap perlu dijaga, khususnya dalam penanganan sampah,” ungkapnya.
Bantuan Awal Disalurkan kepada Warga Terdampak
Selain mengaktifkan fasilitas darurat, pemerintah daerah juga telah mendistribusikan bantuan tahap awal kepada warga terdampak melalui ketua RT dan kepala dusun (kadus).
Penyaluran melalui perangkat kewilayahan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Dalam pemantauan penanganan kebakaran dan kondisi warga terdampak, turut hadir Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E. Kehadiran pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten menjadi bagian dari koordinasi lintas pemerintahan untuk mendukung penanganan warga yang terdampak musibah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus berkoordinasi dengan petugas dan unsur terkait untuk memantau perkembangan situasi, menjaga keamanan lokasi, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Pendataan kerusakan juga terus dilakukan agar pemerintah memiliki informasi yang akurat sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.
Dengan berhasil dikendalikannya titik api dan masih disiagakannya petugas di lokasi, pemerintah berharap situasi di Dusun Serdang segera pulih. Dukungan lintas sektor, penyaluran bantuan, serta pemenuhan kebutuhan warga di pengungsian diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa darurat dan mempercepat pemulihan pascakebakaran.(Ril).















Tinggalkan Balasan