Tim Baher Ikuti Bimtek BNNK Bangka Selatan, Siap Jadi Garda Terdepan Pendampingan Rehabilitasi Narkoba
Generasi Muda Dibekali Strategi Pendampingan dan Rehabilitasi Ringan untuk Perangi Penyalahgunaan Narkoba
TROPEDO.ID — Upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus diperkuat. Selama tiga hari, Tim Baher mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Bangka Selatan guna mendapatkan bekal keterampilan teknis asesmen awal hingga strategi pendampingan rehabilitasi ringan bagi penyalahguna narkoba.
Ketua Tim Baher, Hayi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman dan ilmu baru yang sangat bermanfaat bagi para anggota, khususnya dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda atau Gen Z.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT anggota kami Tim Baher mendapatkan ilmu baru tentang strategi dan pendampingan ringan dari pihak BNNK Bangka Selatan,” kata Hayi kepada wartawan di Toboali, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, penyalahgunaan narkoba saat ini menjadi ancaman serius yang harus ditangani bersama. Karena itu, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan edukasi dan rehabilitasi dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.
“Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pihak BNNK Bangka Selatan yang telah memberikan Bimtek ini kepada para generasi muda daerah ini,” ujarnya.
Hayi menegaskan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan akan dijadikan bekal utama dalam membantu masyarakat, khususnya mereka yang terjerat penyalahgunaan narkoba agar mendapatkan pendampingan rehabilitasi yang layak dan manusiawi.
“Sebagai Agen Pemulihan (AP), kami siap menjadi garda terdepan yang proaktif, menjembatani penyalahguna narkoba untuk mendapatkan rehabilitasi yang layak, mudah, dan manusiawi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa melalui program IBM, Tim Baher berkomitmen bergerak bersama masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.
“Tekad kami sudah bulat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang,” katanya.
Sementara itu, salah satu peserta Bimtek, Rosando, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait bahaya narkoba serta tata cara pendampingan terhadap generasi muda yang terlibat penyalahgunaan zat terlarang tersebut.
“Alhamdulillah setelah mengikuti Bimtek, kami semakin tahu bahaya narkoba dan tata cara mendampingi generasi muda yang terlibat dengan penyalahgunaan ini,” ujarnya.
Rosando berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Bangka Selatan agar semakin banyak generasi muda yang sadar akan bahaya narkoba dan mampu menjadi pelopor lingkungan sehat tanpa narkoba.
“Semoga acara Bimtek ini terus dilakukan agar generasi muda Bangka Selatan terbebas dari jeratan narkoba dan lebih maju dari daerah lain. Kami juga siap mendampingi proses rehabilitasi dan menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Bergerak bersama, pulih bersama,” ungkapnya.(Tim)















Tinggalkan Balasan