TROPEDO.ID — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0432/Bangka Selatan, Selasa (20/01/2026). Kunjungan ini berlangsung khidmat, penuh kekeluargaan, serta menjadi momentum penting dalam penguatan profesionalisme prajurit TNI di wilayah Bangka Selatan.

Kedatangan Pangdam II/Sriwijaya bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah II/Sriwijaya, Ny. Yayang Ujang Darwis, disambut penuh kehormatan oleh jajaran Kodim 0432/Bangka Selatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Selatan, prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit KCK Kodim 0432/Bangka Selatan.

Suasana kebersamaan tampak jelas sepanjang kegiatan. Pangdam II/Sriwijaya dan Ketua Persit duduk di meja kehormatan, sementara seluruh prajurit dan anggota Persit mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh antusias.

Dalam pengarahan kepada prajurit dan PNS, Mayjen TNI Ujang Darwis, menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, dan disiplin sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan bahwa prajurit TNI Angkatan Darat harus tetap berpegang teguh pada jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang selalu hadir dan mengabdi untuk kepentingan masyarakat.

Pangdam II/Sriwijaya juga menyoroti tantangan tugas prajurit di era digital yang semakin kompleks. Menurutnya, kemajuan teknologi informasi harus disikapi dengan bijak, terutama dalam penggunaan media sosial. Ia mengingatkan agar seluruh personel tidak mudah terpancing isu provokatif serta mampu menjaga etika dan citra TNI di ruang publik.

“Setiap prajurit adalah wajah TNI di tengah masyarakat. Bijaklah dalam bermedia sosial, jangan sampai tindakan pribadi mencoreng nama baik satuan dan institusi,” tegas Pangdam.

Selain itu, Pangdam II/Sriwijaya memberikan peringatan keras terkait aktivitas pertambangan ilegal yang masih menjadi persoalan serius di wilayah Bangka Belitung. Ia secara tegas melarang seluruh anggota TNI terlibat, apalagi menjadi pelindung atau pendukung tambang ilegal dalam bentuk apa pun.

“Saya tegaskan, jangan ada anggota TNI yang coba-coba mem-backup tambang ilegal. Tugas kita menjaga wilayah dan mengabdi kepada negara, bukan mencari keuntungan pribadi dengan melanggar hukum,” ujarnya.

Pangdam juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan apabila menemukan adanya keterlibatan oknum TNI dalam aktivitas ilegal tersebut. Ia memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

Tak hanya kepada prajurit, Pangdam II/Sriwijaya turut memberikan perhatian khusus kepada keluarga besar TNI, terutama Persit KCK. Ia mengapresiasi peran Persit yang selama ini setia mendampingi prajurit, memberikan dukungan moral, serta menjaga keharmonisan keluarga sebagai fondasi keberhasilan tugas.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya, Ny. Yayang Ujang Darwis, memotivasi anggota Persit Kodim 0432/Bangka Selatan agar terus meningkatkan peran aktif dalam organisasi, menjaga solidaritas, serta menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya ini diharapkan mampu memperkuat soliditas internal, meningkatkan moral prajurit, serta mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat. Dengan arahan tegas dari pimpinan Kodam II/Sriwijaya, Kodim 0432/Bangka Selatan diharapkan terus menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi TNI.(**)