Razia Gabungan Lintas Sektoral di Toboali, 32 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak
TROPEDO.ID — Sebanyak 32 pelanggaran lalu lintas ditindak dalam kegiatan Razia Gabungan Lintas Sektoral dalam rangka Operasi Patuh Menumbing 2025 yang digelar oleh Polres Bangka Selatan bersama sejumlah instansi terkait, pada Jumat, (18/7/2025) malam.
Razia tersebut dilaksanakan mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan SD Karya, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bangka Selatan, KOMPOL John Piter Tampubolon, SH, MH, dengan melibatkan personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas Polres Basel, Dinas Perhubungan Kabupaten Bangka Selatan, Samsat, serta perwakilan dari Jasa Raharja.
Dalam operasi tersebut, petugas melaksanakan pemeriksaan surat-surat kendaraan, kelengkapan komponen kendaraan bermotor, serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dengan sistem tilang manual.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya:
– Kendaraan roda dua (R2) yang diamankan: 10 unit
– Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) R2: 21 lembar
– Surat Izin Mengemudi (SIM) C: 1 lembar
Dari hasil pemeriksaan, jenis pelanggaran yang paling dominan adalah pengendara yang tidak menggunakan helm standar, sebanyak 28 pelanggaran, disusul oleh pelanggaran penggunaan knalpot brong sebanyak 4 kasus. Total tilang yang diterbitkan berjumlah 32 surat tilang.
Kabag Ops Kompol John Piter, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, serta menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Polres Bangka Selatan.
“Razia ini merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus penegakan hukum guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan dan melengkapi diri dengan surat-surat kendaraan yang sah,” ujarnya.
Selama pelaksanaan razia, situasi di lapangan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Masyarakat juga tampak kooperatif mengikuti arahan petugas saat dilakukan pemeriksaan.
Dengan digelarnya razia terpadu ini, pihak kepolisian berharap kesadaran masyarakat dalam berkendara di jalan raya semakin meningkat demi terciptanya keselamatan bersama.**
Tinggalkan Balasan