Bantu Pemulihan Korban Kebakaran, Yogi Maulana Kucurkan Bantuan Rp100 Juta, 5 Ton Beras, hingga Ribuan Celana Dalam
TROPEDO.ID – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, terus mengalir. Kali ini, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dari Partai Gerindra, Yogi Maulana, menyalurkan bantuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban bencana tersebut.
Yogi Maulana, memberikan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp100 juta, lima ton beras, ribuan celana dalam, serta 10 unit tandon air atau tedmon untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak kebakaran.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit setelah musibah kebakaran melanda permukiman mereka.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bangka Selatan, Yogi Maulana menunjukkan perhatian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
“Kehadiran bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama kebutuhan pangan, perlengkapan pribadi, serta ketersediaan air bersih selama masa pemulihan,” ujar Yogi Maulana. Senin, (12/10/2026).
Lima ton beras yang disalurkan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Sementara itu, bantuan uang tunai dapat mendukung penanganan kebutuhan mendesak para korban sesuai dengan peruntukannya.
Tak hanya bahan pangan dan uang tunai, ribuan celana dalam juga menjadi bagian dari bantuan yang diberikan. Perlengkapan pribadi tersebut merupakan salah satu kebutuhan penting bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun barang-barang mereka akibat kebakaran.
Adapun 10 unit tedmon diharapkan dapat membantu menunjang kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak, terutama dalam situasi darurat ketika akses terhadap fasilitas rumah tangga belum sepenuhnya pulih.
Bentuk Kepedulian terhadap Warga Terdampak Kebakaran
Musibah kebakaran tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, tetapi juga dapat membuat warga kehilangan harta benda serta perlengkapan yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Dalam situasi seperti ini, dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan. Bantuan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, maupun para wakil rakyat menjadi bagian penting dalam upaya membantu masyarakat melewati masa sulit.
Penyaluran bantuan oleh Yogi Maulana diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Dusun Serdang, Desa Jelutung II, yang saat ini membutuhkan dukungan untuk memenuhi berbagai kebutuhan mendesak.
Solidaritas yang ditunjukkan berbagai pihak juga menjadi pengingat bahwa penanganan bencana bukan hanya soal pemulihan bangunan, melainkan juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
“Di tengah kondisi yang sulit, perhatian dan bantuan dari sesama diharapkan mampu memberikan semangat kepada warga untuk bangkit dan kembali menata kehidupan mereka,” terang Yogi.
Gotong Royong untuk Pemulihan Masyarakat
Musibah yang menimpa warga Dusun Serdang menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Bangka Selatan.
Bantuan berupa uang tunai, beras, perlengkapan pribadi, dan sarana penunjang air bersih diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak tetap dibutuhkan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara bertahap. Selain bantuan kebutuhan pokok, perhatian terhadap kebutuhan tempat tinggal, kesehatan, sanitasi, dan pemenuhan air bersih juga menjadi hal penting dalam masa pemulihan.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, diharapkan semakin banyak pihak tergerak untuk membantu warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba.
“Kepedulian dan kerja sama semua elemen masyarakat menjadi kekuatan penting agar warga yang tertimpa musibah tidak merasa berjuang sendirian dalam menghadapi masa sulit,” tutupnya. **














Tinggalkan Balasan