TROPEDO.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bergerak cepat menangani musibah kebakaran hebat yang melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (10/10/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, jumlah rumah yang terbakar diperkirakan mencapai ratusan unit.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, SE, MM, bersama belasan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung ke lokasi kejadian sekitar pukul 21.00 WIB untuk memastikan penanganan darurat berjalan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) sebelumnya telah dikerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Selain melakukan upaya pemadaman, pemerintah daerah juga mengerahkan tenaga kesehatan dari sejumlah puskesmas terdekat guna memberikan pelayanan medis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wabup Debby mengatakan, begitu menerima informasi mengenai kebakaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan langsung mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel dan sejumlah sumber daya untuk membantu penanganan di lapangan.

“Setelah mendapat informasi kebakaran ini, saya bersama belasan kepala OPD hadir di lokasi sekitar jam sembilan malam. Beberapa tim awal yang diterjunkan, sejumlah tiga unit damkar dan tenaga kesehatan dari beberapa puskesmas terdekat, telah berada di lokasi terlebih dahulu,” ujarnya.

Pemkab Bangka Selatan Siapkan Bantuan Makanan

Tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga mulai menyiapkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan stok makanan ringan di SD Negeri 7 Simpang Rimba. Sekolah tersebut menjadi salah satu lokasi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan sementara warga selama proses penanganan darurat berlangsung.

Menurut Debby, bantuan makanan ringan mulai didistribusikan kepada masyarakat yang berada di ruang-ruang kelas sekolah tersebut. Langkah ini dilakukan sembari pemerintah daerah mempersiapkan pendirian dapur umum untuk mendukung kebutuhan konsumsi warga terdampak.

“Di samping itu, stok makanan ringan juga mulai disediakan yang berlokasi di SDN 7 Simpang Rimba. Sejumlah masyarakat kita juga sudah kita distribusikan makanan ringan di lokasi ruang kelas, hingga pendirian dapur umum,” ungkapnya.

Penyediaan makanan tersebut menjadi bagian dari respons awal pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang kemungkinan kehilangan tempat tinggal maupun tidak dapat menjalankan aktivitas sehari-hari akibat kebakaran.

Penanganan Darurat Dilakukan Lintas OPD

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mengupayakan penanganan darurat melalui koordinasi lintas perangkat daerah. Upaya tersebut meliputi dukungan pemadaman kebakaran, pelayanan kesehatan, serta penyediaan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terdampak.

Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran OPD di lokasi kejadian diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpihak sehingga penanganan musibah berjalan lebih terarah dan kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera direspons.

Di tengah situasi darurat tersebut, keselamatan warga menjadi hal utama. Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menghindari area yang masih berisiko selama proses pemadaman dan penanganan berlangsung.

Musibah kebakaran di Dusun Serdang menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama dalam memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan pelayanan yang diperlukan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan diharapkan terus mengoptimalkan koordinasi dan pendataan di lapangan untuk mengetahui kondisi warga, tingkat kerusakan bangunan, serta kebutuhan lanjutan yang harus segera dipenuhi setelah kejadian tersebut.

Hingga penanganan darurat berlangsung, informasi mengenai jumlah pasti rumah yang terbakar, penyebab kebakaran, serta total kerugian masih memerlukan pendataan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.(Ril)

Padatkan paragraf penanganan darurat