Aktivis Bangka Selatan M. Rosidi Disiram Air Keras, Publik Desak Pengungkapan Pelaku
TROPEDO.ID — Dunia aktivisme di Kabupaten 0 dikejutkan oleh aksi kekerasan yang menimpa M. Rosidi atau yang akrab disapa kak Ros. Aktivis yang dikenal vokal mengawal isu-isu sosial itu menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal (OTD), Selasa (17/02/2026) malam.
Peristiwa terjadi di Jalan Sudirman, tepatnya di Lampu Merah Simpang Ampera, saat korban berada di dalam mobil. Akibat serangan tersebut, Rosidi mengalami luka serius di bagian wajah, perut, tangan, hingga kaki. Insiden ini sontak menyita perhatian publik dan memicu kecaman luas dari masyarakat sipil.
Menurut penuturan Rosidi, sebelum kejadian ia sempat singgah di Warkop 77 dan berniat berpindah ke Warkop Ampera untuk menemui rekannya. Saat mengendarai mobil dengan kaca sisi kanan terbuka, ia merasa dibuntuti oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor jenis matik. Tak lama berselang, cairan panas disiramkan ke arah tubuhnya.
“Awalnya saya ngopi di Warkop 77, lalu mau pindah ke Warkop Ampera. Saat jalan dengan kaca mobil terbuka, tiba-tiba ada cairan panas mengenai tubuh saya,” ujar Rosidi.
Serangan tersebut menyebabkan luka melepuh hampir di seluruh bagian tubuh korban. Sebagai aktivis, Rosidi dikenal aktif mengawal berbagai isu sosial dan hukum, termasuk dugaan kasus pengeroyokan, yang hingga kini masih dalam proses penyelidikan kepolisian. Keterlibatan Rosidi dalam pengawalan kasus-kasus sensitif tersebut memunculkan dugaan adanya motif tertentu di balik serangan keji ini.
Atas kejadian tersebut, Rosidi menegaskan akan menempuh jalur hukum. Ia berharap aparat penegak hukum bertindak cepat dan profesional dalam mengungkap pelaku serta dalang di balik peristiwa penyiraman air keras tersebut.
“Saya berharap setelah laporan saya masuk, pihak kepolisian segera mengungkap siapa pelaku dan dalang utama di balik kejadian ini,” tegasnya.(Dl)
Tinggalkan Balasan